Rabu, 29 Januari 2014

Momen-Momen Penting Mancini di Man.City

Roberto Mancini resmi
mengakhiri karier tiga setengah
musim bersama Manchester City.
Kegagalan merengkuh satu pun
trofi pada musim lalu membuat
pihak The Citizens dengan berat
hati mengakhiri kerja sama
dengan Mancini.
Keputusan itu tak terlalu
mengejutkan. Pasalnya, rumor
pemecatan Mancini sudah
mengapung sejak beberapa bulan
silam. Kegagalan di final Piala FA
pun kian membulatkan putusan
Man.City.
Prestasi Man.City pada musim ini
memang bak terjun bebas.
Setelah menjadi juara Piala FA
pada musim pertama, Mancini
langsung membawa trofi Premier
League ke Etihad pada musim
kedua. Alih-alih meningkatkan
prestasi, Mancini justru harus
kehilangan semua gelar tersebut
pada musim ini.
Kendati demikian, Mancini tetap
akan menjadi manajer yang
dikenang banya pencinta
Man.City. Di tangan dia, The
Citizens berhasil mengakhiri
paceklik trofi Premier League
selama 44 tahun sekaligus
menghentikan dominasi sang
rival, Manchester United. Terkait
perjalanan karier Mancini di
Man.City, berikut beberapa
momen spesial: (irawan)
19 Desember 2009: Mancini
didaulat sebagai manajer
Man.City menggantikan Mark
Hughes.
Musim panas 2010: Membeli
tiga pemain bintang, David Silva,
Yaya Toure dan Mario Balotelli.
Mei 2011: Memimpin Man.City
menduduki peringkat ketiga
Premier League serta mengahiri
musim dengan gelar juara Piala
FA. Trofi major pertama sejak 25
tahun.
Musim panas 2011:
Memboyong Samir Nasri, Gael
Clichy dan Sergio Aguero.
September 2011: Terlibat intrik
panas dengan Carlos Tevez.
Bermula saat Tevez enggan
diturunkan sebagai pengganti
pada laga kontra Bayern
Munchen di Liga Champions.
23 Oktober 2011: Man.City
mampu menang denga skor telak
6-1 di kandang sang rival,
Manchester United.
13 Mei 2012: Gol Aguero
menjadi penentu Man.City
memastikan mahkota juara
Premier League yang pertama
sejak 44 tahun.
Juli 2012: Disodori perpanjangan
kontrak berdurasi lima tahun.
Desember 2012: Tersingkir dari
Liga Champions tanpa satu pun
kemenangan.
Januari 2013: Terlibat keributan
dengan Balotelli di tempat
latihan. Tak berapa lama,
Balotelli dijual ke AC Milan.
April 2013: Dipastikan gagal
mempertahankan mahkota
Premier League, tertinggal jauh
dari sang rival, Man.United.
13 Mei 2013: Dipecat oleh
Man.City setelah kalah 0-1 di
final Piala FA dari tim papan
bawah Premier League, Wigan
Athletic, dua hari sebelumnya.

lirik Last Child-Dendam

Slamat malam wahai kau sahabatku
Yang tlah pergi tinggalkan pedih di
hati
Masihkah kau ingat ulah kita dulu
Tangis dan tawa terbawa dalam
mimpi
Takkan ku lupakan dirimu teman
lamaku
Sosok sahabat yang kini begitu amat
kubenci
Satu yang tak akan pernah aku lupa
Di kelamnya malam pertengkaran kita
Ku slalu berharap kau akan datang
padaku
Hapus dendam tuk akhiri
pertengkaran kita
Bila suatu saat nanti, semua ini kan
terjadi
menangis haruku di pelukmu
Ku akui ku slalu iri padamu
Ingin ku miliki apa yang kau punya
Tetapi mengapa setelah ku dapatkan
Hanya kehampaan yang hinggap di
hati?
Telah ku berikan apa yang ku punya
Dengan harapan kita saling berbagi
Tetapi mengapa setelah ku berikan
Hatiku menyesal dan berujung
DENDAM..
Ku slalu berharap kau akan datang
padaku
Hapus dendam tuk akhiri
pertengkaran kita
Bila suatu saat nanti, semua ini kan
terjadi
menangis haruku di pelukmu

Jumat, 24 Januari 2014

Museum Bogor





 
Museum perjuangan Bogor didirikan melalui musyawarah para tokoh Pejuang Karesidenan Bogor yang meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur dan Depok. Diprakasai dan diresmikan oleh Mayor Ishak Djuarsah PEKUMIL. Daerah Res. INF. 8 Suryakancana Devisi III Siliwangi, pada tanggal 10 Nopember 1957. Pendirian museum dmaksudkan untuk mewariskan semangat dan jiwa juang serta nilai – nilai '45 kepada generasi sekarang dan yang akan datang.

Gedung yang digunakan sebagai museum, sebelumnya adalah  milik seorang pengusaha Belanda yang bernama Wilhelm Gustaf Wissner. Dibangun pada tahun 1879 yang pada awalnya digunakan sebagai gudang ekspor komoditas pertanian sebelum dikirim ke negara-negara di Eropa. Pada masa pergerakan gedung ini digunakan oleh PARINDRA pada tahun 1935  dengan nama gedung PERSAUDARAAN, dan digunakan sebagai tempat kegiatan pemuda dibawah panji-panji Kepanduan Indonesia yaitu Pandu Suryawirawan. Pada tahun 1942 digunakan sebagai gudang tentara Jepang untuk menyimpan barang – barang milik interniran Belanda, kemudian digunakan untuk menyambut dan mempertahankan kemerdekaan RI pada tahun 1945. Diantara tahun 1945-1950 dipergunakan oleh KNI Karesidenan Bogor, Gelora Rakyat, Dewan Pertahanan Karesidenan Bogor, Call Sigen RRI Perjuangan Karesidenan Bogor, GABSI Cab. Bogor, dan Kantor Pemerintah sementara Kabupaten Bogor. Pada tahun 1052-1958 dimiliki dan ditempati oleh Umar Bin Usman Albawahab .Baru pada tanggal 20 Mei 1958 gedung ini dihibahkan dari pemiliknya yang terakhir yaitu Umar Bin Usman Albawahab menjadi Museum Perjuangan Bogor.



Koleksi Museum
Koleksi museum terdiri atas macam-macam senapan yang digunakan para pejuang saat merebut kemerdekaan, juga terdapat senapan hasil rampasan dari Jepang dan Inggris, mata uang serta  dilengkapi dengan diorama yang menggambarkan pertempuran di daerah Bogor dan sekitarnya. Selain itu, museum ini juga memiliki koleksi pakaian pejuang yang sebagian di antaranya memiliki noda darah asli.

Pandangan Islam Terhadap Perkembangan IPTEK

Pengaruh Iptek Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis...