Jumat, 07 Mei 2021

Pandangan Islam Terhadap Perkembangan IPTEK

Pengaruh Iptek

Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi

kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik

cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis

telah mengalih fungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.

Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah

mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia.

Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan

memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap

sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang

akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia

kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan

manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa

iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak

negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia

alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu

menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif.

Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan,

oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah

kemanusiaan

Dampak Positif Dan Nigatif Iptek

Dampak positif dan dampak negative dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai bidang:

1. Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan

dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:

a. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian

manapun melalui internet.

b. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui

handphone.

c. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi

tersebut dimanfaatkan juga untuk hal- hal yang negatif, antara lain:

a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).

b. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan

fihak tertentu untuk tujuan tertentu.

c. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes

psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.

d. Kecemasan teknologi Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan

komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa

contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.

2. Bidang Ekonomi dan Industri

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita

rasakan manfaat positifnya antara lain:

a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.

b. Terjadinya industrialisasi.

c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan

produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi

dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas

dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting.

Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan

konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat

dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak

perlu pergi ke toko.

d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan

yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan

tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja

yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah

pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill

sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.

e. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi

komoditi

3. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:

a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat

pendidikan.Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.

b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses

pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa

mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisad ibuat abstrak.

c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran

tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain￾lain.

Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:

a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes

Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada

akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran

melalui internet tersebut.

b. Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu

bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi

mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha

menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.

4. Bidang politik

a. Timbulnya kelas menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong

munculnya kelas menengah baru.Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak

berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat.Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan

menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.

b. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan

berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin

kental.

c. Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme.

Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan

kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut.

Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan

kekuatan ekonomi baru.

Sikap Muslim Terhadap IPTEK

Sikap kita sebagai muslim dalam menanggapi IPTEK, tentunya kita harus menanggapi dengan

bijak. cara menaggapi IPTEK diantaranya :

Resesif, kita harus menerimanya dengan bijak. jangan sampai kita menolaknya terhadapperkembangan

IPTEK. Kemajuan IPTEK itu tidak bisa kita tolak.

Rabu, 28 April 2021

Ketika Agama Menghadapi Tantangan Sains dan Teknologi

Di beberapa negara maju, proporsi anggota masyarakat yang memeluk keyakinan agama semakin berkurang. Mereka lebih memercayai temuan-temuan dari sains dan teknologi sebagai pemberi pedoman kehidupan mereka sehari-hari. Agama semakin tersingkir perannya dalam memandu dan mengarahkan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang dimilikinya.

Apakah masyarakat di negara-negara Muslim akan mengalami hal yang sama? Ini tentu sebuah pertanyaan yang perlu direnungkan dalam-dalam. Sejauh ini belum terlihat tren seperti itu. Bahkan di Indonesia terdapat kecenderungannya peningkatan ghirah berislam di kalangan kelas menengah dan terdidik. Agama dan ilmu pengetahuan sama-sama memiliki porsi penting dalam kehidupan sehari-hari Muslim Indonesia.

Hubungan agama dan ilmu pengetahuan tak selalu seiring sejalan. Terdapat beberapa model hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan. Pertama, agama dan ilmu pengetahuan saling mendukung. Sejumlah ayat Al-Qur’an secara jelas menjelaskan sebuah fenomena ilmu pengetahuan salah satunya proses penciptaan manusia yang digambarkan jauh sebelum ilmu pengetahuan mampu menjelaskannya secara empiris. Tetapi di sisi lain, terdapat perbedaan pendapat mengenai  manusia pertama di bumi ini terkait dengan turunnya Nabi Adam dan teori evolusi yang dikembangkan oleh Darwin.

Di Eropa, hubungan agama dan pengetahuan sempat mengalami masa-masa suram ketika agama memaksakan kebenarannya. Ilmuwan yang menemukan pengetahuan baru yang berbeda dengan tafsir para pemuka agama mengalami penindasan. Akhirnya hal ini memunculkan gerakan perlawanan berupa sekularisme yang memisahkan agama dengan kehidupan publik. Eropa menjadi maju dengan terbebaskannya para ilmuwan mengembangkan pengetahuannya.  

Agama sifatnya transendental sedangkan ilmu pengetahuan bersifat empiris rasional yang dapat diuji kebenarannya. Ayat-ayat Al-Qur’an bersifat tetap, tetapi tafsirnya dalam mengalami kontekstualisasi sedangkan kebenaran ilmu pengetahuan bersifat relative. Sebuah teori masih dianggap benar jika belum ada teori baru yang membuktikan teori lama itu salah. Dalam beragama kita beriman tentang keberadaan tuhan tanpa mempertanyakan bukti-bukti empiris karena pancaindra manusia tidak mampu menjangkau hal-hal yang sifatnya adikodrati. Akal manusia terlalu terbatas untuk memahami kompeksitas jagad raya ini. Tapi bagi kelompok agnostic atau atheis, maka kebenaran ditunjukkan oleh fakta empiris dan rasionalitas. Kelompok ini menguasai perkembangan dan perubahan dunia.   

Agama dihadapkan pada tantangan tentang kemampuan manusia "menciptakan" hal-hal baru yang dulu hanya bisa dilakukan oleh Tuhan. Kloning sejumlah binatang sudah berhasil dilakukan. Dan dalam beberapa tahun ke depan, hasilnya akan semakin sempurna. Beberapa ilmuwan mungkin masih memandang penciptaan manusia sebagai wilayah tak tersentuh, tetapi beberapa orang memiliki kecenderungan untuk melanggar hukum. Mungkin untuk tujuan popularitas personal atau bagian dari kompetisi sebuah perusahaan atau negara. Dan jika ada satu yang berhasil menciptakan manusia super yang menjadikannya unggul, maka pihak lainnya akan berlomba-lomba mengarahkan sumberdayanya untuk melakukan riset guna meraih keunggulan. Adakah batas bagi ilmuwan untuk menciptakan sesuatu yang dinilainya bukan lagi ranah manusia? Ini pertanyaan sulit. 

Perlombaan untuk meraih inovasi terbaru merupakan upaya meraih keunggulan baik bagi individu, korporasi, atau bahkan negara. Korporasi didirikan untuk meraih tujuan pencarian laba. Hal ini menyebabkan para eksekutifnya harus melakukan berbagai inovasi, yang tentu saja belum tentu sesuai dengan norma-norma agama atau masyarakat. Para pemimpin negara dipilih oleh rakyatnya untuk memperjuangkan kepentingan nasional. Agama bisa saja menjadi panduan dalam menentukan tujuan negara, tetapi bisa saja tujuan tersebut diarahkan pada hal-hal yang sifatnya sangat materialistik. Ketika tujuan besarnya materialistik, maka nilai-nilai agama bukan menjadi norma.

  

Minggu, 25 April 2021

INKUISISI DI ERA KEGELAPAN

 Saat Zaman Kegelapan Terjadi di Eropa, Peradaban Islam Justru Sedang Dalam Masa Keemasan

Jika membicarakan kondisi abad pertengahan, banyak yang menggambarkannya sebagai Dark Ages alias Zaman Kegelapan. Kondisi yang buruk ini dimulai saat abad kelima. Peradaban Yunani dan Romawi mulai runtuh. Keterpurukan ini terus berlanjut sampai abad kelima belas. Satu milenium berada dalam kegelapan.


Sistem feodalisme dan perbudakan yang mengakar di berbagai daerah

zaman feodal

Pada masa itu feodalisme sangat marak. Orang miskin dibuat untuk terus tetap miskin. Seorang bayi yang terlahir sebagai bangsawan tidak perlu pusing memikirkan nasibnya. Kaum buruh tani yang akan bekerja keras memberi upeti padanya sampai akhir hayatnya.


Kalau dalam istilah Soekarno, para orang miskin ini disebut Marhaen. Orang-orang yang dipaksa tidak punya nasib yang cerah. Ya. Sistem feodal ini memang dibawa ke negeri-negeri jajahan di Asia, Afrika, dan Amerika. Tepat setelah Dark Ages ini selesai di Eropa, sistem yang sama dipaksakan ke jajahan mereka.


Pemaksaan kepercayaan dan agama oleh penguasa dan pemuka agama

peradaban emas di Andalusia masih tersisa walau sudah dicoba dihapus lewat inkuisisi

peradaban emas di Andalusia masih tersisa walau sudah dicoba dihapus lewat inkuisisi

Pada zaman kegelapan ini, kebebasan untuk memegang kepercayaannya dikekang habis-habisan. Orang-orang yang tidak mau mengikuti agama dan kepercayaan penguasa akan dihabisi.


Sampai saat ini, penduduk Eropa masih mengenang pahitnya pemaksaan agama ini. Di Andalusia, selatan Spanyol, ada museum inquisisi bernama Seville Castillo San Jorge. Museum ini mereka ulang penyiksaan terhadap orang-orang zaman itu yang menolak dengan sadar kepercayaan penguasa.


Jika kita mencari kata kunci “museum inquisition” di google, akan muncul banyak foto cara-cara penyiksaan yang sangat tidak manusiawi. Dalam artikel ini tidak saya masukkan gambarnya karena terlalu mengerikan. Belum lagi inkuisisi di negara-negara lainnya yang mengerikan juga.


Tragedi kemanusiaan besar-besaran ini membuat bangsa Barat trauma akan adanya negara agama. Sampai sekarang, penduduk Eropa sangat anti dengan gagasan konsep agama memegang kekuasaan kembali.


Ilmu pengetahuan tidak berkembang dan mandek

Galileo Galilei dihukum karena ilmu yang ia punya bertentangan dengan gereja

Galileo Galilei dihukum karena ilmu yang ia punya bertentangan dengan gereja

Bukan hanya itu, Dark Ages juga membuat mandeknya perkembangan ilmu pengetahuan.Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan yang tidak sesuai denganagama yang sedang berkuasa langsung ditolak. Buku Nicolaus Copernicus yang mengumumkan pada penguasa Barat bahwa Bumi mengelilingi matahari dilarang beredar.


Galileo Galilei yang memiliki temuan yang sama bahkan dipenjara oleh komite inkuisisi sampai akhir hayatnya. Alasannya karena kitab yang dipegang penguasa mengatakan Bumilah yang menjadi pusat semesta. Ini yang membuat jarang sekali penemuan di Eropa pada masa kegelapan.


Wabah penyakit yang membunuh ratusan juta manusia

black death menyebabkan kematian besar di eropa

Pada abad ke-14 muncul wabah besar di Eropa yang disebut Black Death. Penyakit yang melanda masih tidak jelas, namun erat kaitannya dengan masalah higienis yang dibawa oleh hama tikus.


Bermula di Italia, menyebar ke seluruh Eropa bahkan hingga ke Tiongkok dan Arab.


Diperkirakan sekitar 75 sampai 200 juta orang meninggal karena tragedi ini. Eropa kehilangan 1/3 penduduknya sementara Tiongkok hampir setengahnya.


Mengapa kematian besar-besaran ini bisa terjadi? Mandeknya ilmu kedokteran di Zaman Kegelapan membuat orang-orang pada masa itu tidak bisa bergerak cepat mengatasi wabah. Eropa tidak mengenal konsep higienis sampai abad ke-19.


Keterpurukan peradaban pada Middle Ages membuat masa-masa ini lebih dikenal dengan Dark Ages. Eropa kehilangan harapan. Kondisi sangat parah. Petrarch, seorang penyair Italia, menggambarkan betapa putus asanya masyarakat Eropa pada masa ini.


“Sudah takdirku hidup di dalam badai yang membingungkan. Tapi mungkin untuk Anda, kuharap Anda dapat hidup lama setelah kumati, akan melewati zaman yang lebih baik. Kelelapan dan kelalaian zaman ini akan berakhir. Ketika kegelapan telah buyar, keturunan kita akan lahir dengan cahaya yang murni.”


Saat Eropa Mengalami Dark Age, di belahan dunia lainnya justru sedang Golden Age

Zaman keemasan bermula dari mukjizat bernama Al Quran

Namun itu semua terjadi di Eropa. Benua yang dulunya sempat jaya lalu hancur moralnya. Di belahan dunia lainnya sebenarnya ada cahaya yang terang benderang.


Di Eropa sangat gelap, agama dan penguasa berkolusi menindas rakyat. Dogma mengikat rakyat erat-erat. Sementara itu di Jazirah Arab, ada peradaban di mana agama, penguasa, dan rakyat bisa hidup dengan harmonis. Dalam buku 1001 Inventions, National Geographic menyebut peradaban ini sebagai Golden Age—zaman keemasan.



Ilmu pengetahuan dan agama berjalan beriringan. Keduanya saling menguatkan. Tidak jarang pemuka agama berprofesi juga menjadi ilmuwan. Pemuka agama di Golden Age ini berperan mengingatkan penguasa, bukan berkolusi dengannya. Kritik terhadap pemimpin sangat dibuka.


Golden Age ini jaya di bawah naungan Islam. Peradaban emas ini adalah peradaban Islam. Peradaban yang terlupakan. Peradaban inilah yang membuat mata Eropa terbuka dan melahirkan Renaisance. Peradaban yang menjadi lilin penyebar cahaya. Bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk sekitarnya.


Memang 100 tahun terakhir peradaban Islam ini meredup. Yang perlu kita lakukan adalah mempelajari bagaimana cahaya Islam ini pernah menerangi dunia, mengeluarkannya dari kegelapan.


Cahaya Quran ada untuk menyebarkan sejarah cahaya peradaban ini. Melekatkan kembali umat Islam pada identitasnya sebagai pembangun peradaban, pelaku sejarah, pengubah dunia.


Karena selayaknya lentera, sudah menjadi tugas muslim mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Dengan Islam, zaman kegelapan tidak perlu ada. Yang ada hanyalah masa-masa keemasan peradaban dunia.

Minggu, 18 April 2021

Kemajuan Peradaban Islam, Pendidikan, dan Kebangkitan Kaum Intelektual

 Dalam literatur sejarah Islam, Baghdad dikenal sebagai pusat peradaban Islam, baik dalam bidang sains, budaya dan sastra. Kemajuan peradaban ini menghadirkan Baghdad sebagai kota para intelektual, tidak hanya orang arab yang hadir, bangsa Eropa, Persia, Cina, India serta Afrika turut hadir mengisi atmosfer pengetahuan disini. 

Masa kekhalifahan Abbasiyah ini lah yang dikenal berkembang pesatnya pengetahuan. Pada masa ini banyak sekali bermunculan intelektual-intelektual muslim baik dalam bidang ilmu pengetahuan maupun ilmu agama. Dalam masa kekhalifahan Abbasiyah keadaaan sosial ekonomi pun berkembang dengan baik. Seperti halnya dalam bidang pertanian maupun perdagangan. Masyarakat pada masa itu mampu mengatur tatanan kehidupannya dengan baik, hingga dikenal sebagai negeri masyhur dan makmur. 

Pada masa kerajaan Abbasiyah kekuasaan Islam bertambah luas. Masyarakat dibagi atas dua kelompok yaitu kelompok khusus dan kelompok umum, kelompok umum terdiri dari Seniman, ulama, fuqoha, pujangga, saudagar, pengusaha kaum buruh, dan para petani sedangkan kelompok khusus terdiri dari khalifah, keluarga khalifah, para bangsawan, dan petugas-petugas Negara. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, para khalifah banyak mendukung perkembangan tersebut, terlihat dari banyaknya buku-buku bahasa asing yang diterjemahkan kedalam bahasa arab, dan lahirnya para kaum intelektual.

Rabu, 07 April 2021

IPTEK DAN PERADABAN ILMU

 Nama : Kiki Abdul Malik

Kelas: Reguler C
Npm: 191106011589
ISLAM DISIPLIN ILMU

ILMU

Menurut Imam Al – Ghazali ilmu adalah pengenalanan atas dirinya.

=> Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi laki – laki dan perempuan.

=> Setiap orang wajib memiliki sifat keulamaan

=> Ilmu agama harus seimbang dengan Ilmu sains.

=> Ilmu adalah hakim harta

=> Ilmu lebih baik dari harta karena ilmu yang menjaga manusia, sedangkan harta adalah yang dijaga

Selasa, 11 Februari 2014

Bahaya Radiasi handphone




Kaya Ilmiah
           Pengaruh Radiasi Handphone Bagi Kesehatan


Disusun Oleh
Kiki Abdul Malik
Kelas 9.2


         
SMP NEGERI 16 B0GOR
Jalan Baru Kayumanis Kec. Tanah Sareal Telp. (0251) 7533392 Bogor 16169
e-mail : smpn16boo@gmail.com  NSS : 201026106035 – NPSN : 20220392



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
manusia adalah makhluk sosial,artinya manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain. Dalam mewujudkan kodratnya ini,manusia melakukan komunikasi dengan orang lain. Komunikasi telah dilakukan oleh manusia purba.Komunikasi ini dilakukan dengan berbagai cara,baik secara langsung maupun dengan tulisan dan gambar.

Seiring berkembangnya zaman,manusia pun tersebar ke seluruh penjuru dunia.Komunikasi pun semakin sulit untuk dilakukan,khususnya untuk orang yang tinggalnya berjauhan.Oleh karena itu,manusia memikirkan cara-cara komunikasi yang baru.Hal ini dimulai dengan pengiriman surat.Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan munculnya teknik berkomunikasi baru,yaitu telepon.Manusia selalu menginginkan sesuatu yang praktis, maka diciptakanlah telepon genggam yang akrab disebut ponsel (telepon seluler).

Di era globalisasi ini,ponsel sudah menjamur di masyarakat.Ponsel sudah dikatakan sebagai barang yang “merakyat”,artinya digunakan di berbagai kalangan.Bagaikan hubungan antara dua magnet yang berbeda kutub,begitu pulalah hubungan manusia dengan ponsel yang susah dipisahkan.Setiap hari berjuta-juta orang di berbagai belahan bumi menggunakan ponsel untuk menelepon atau mengirim pesan kepada orang lain.Tapi apakah kita tahu dampak ponsel bagi kesehatan kita? Apakah ponsel hanya memiliki dampak positif? Ataukah justru seperti pisau bermata dua,di satu sisi menguntungkan,tapi di sisi lain merugikan kita?

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas,dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.
1. Apa pengaruh gelombang radiasi ponsel bagi kesehatan manusia?
2. Bagaimana cara meminimalisasi pengaruh radiasi  handphone bagi kesehatan
manusia?

1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan diatas , Tujuan yang hendak dicapai adlah
1. Mengetahui Pengaruh radiasi handphone
2. Mengetahui cara mengurangi Radiasi handphone.

1.4 Metode penelitian
     Studi kepustakaan adalah segala usaha yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan atau sedang diteliti. Informasi itu dapat diperoleh dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan-karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, buku tahunan, ensiklopedia, dan sumber-sumber tertulis baik tercetakmaupunelektroniklain.
Studi kepustakaan merupakan suatu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari suatu penelitian. Teori-teori yang mendasari masalah dan bidang yang akan diteliti dapat ditemukan dengan melakukan studi kepustakaan. Selain itu seorang peneliti dapat memperoleh informasi tentang penelitian-penelitian sejenis atau yang ada kaitannya dengan penelitiannya. Dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan melakukan studi kepustakaan, peneliti dapat memanfaatkan semua informasi dan pemikiran-pemikiran yang relevan dengan penelitiannya.

1.5 Sistimatika Penelitian
Halaman Judul
Lembaran Pengesahan
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I.  PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Masalah
1.2.Perumusan Masalah
1.3.Tujuan Penelitian
1.4.Metode Penelitian
1.5 Sistimatika Penetian
              1.5.1 Pengertian Radiasi
              1.5.2 Jenis-jenis Radiasi
              1.5.3 Pengaruh Radiasi Handphone Terhadap kesehatan
              1.5.4 Cara Mengurasi Dampak Radiasi
BAB II. Pembahasan
BAB III. Penutup
        3.1 Kesimpulan
        3.2 Saran
Daftar Pustaka
Lampiran

BAB II
Pembahasan
2.1 Pengertian Radiasi

      Radiasi adalah pancaran energi melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk panas, partikel atau gelombang elektromagnetik/cahaya (foton) dari sumber radiasi. Ada beberapa sumber radiasi yang kita kenal di sekitar kehidupan kita, contohnya adalah televisi, lampu penerangan, alat pemanas makanan (microwave oven), komputer, dan lain-lain.Radiasi dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau disebut juga dengan foton adalah jenis radiasi yang tidak mempunyai massa dan muatan listrik. Misalnya adalah gamma dan sinar-X, dan juga termasuk radiasi tampak seperti sinar lampu, sinar matahari, gelombang microwave, radar dan handphone,

2.2 Jenis-jenis Radiasi

Radiasi terdiri dari beberapa jenis dan setiap jenis dari radiasi tersebut memiliki panjang gelombang masing-masing

1)  Ditinjau dari massanya radiasi dapat dibagi menjadi radiasi elektromagnetik dan radiasi partikel.
Radiasi  elektromagnetik adalah radiasi yang tidak memiliki massa. Radiasi ini terdiri dari gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik.

      Radiasi partikel adalah radiasi yang memiliki massa terukur, misalnya partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta dengan simbol -1β0menunjukkan bahwa jumlah massa dari radiasi tersebut adalah 0 dan jumlah muatannya adalah 1 negatif. Partikel alfa dengan simbol 2α4 menunjukkan bahwa partikel ini memiliki massa sebesar 4 satuan massa atom (sma) dengan jumlah muatan sebesar positif 2.

Sedangkan partikel neutron dengan simbol 0n1 menunjukkan jumlah massa dari neutron adalah 1 sma dan jumlah muatannya adalah 0.

2) Ditinjau dari muatan listriknya, radiasi terbagi menjadi radiasi non pengion dan pengion.

      Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak suatu materi, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion-ion hasil ionisasi ini dapat menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan/materi, termasuk benda hidup, yang berinteraksi oleh radiasi. Radiasi pengion terkadang disebut juga sebagai radiasi atom atau radiasi nuklir. Yang termasuk ke dalam radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan ionisasi secara langsung. Sedangkan sinar-x, sinar gamma dan sinar kosmik, meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, juga termasuk golongan radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak langsung.

      Radiasi non-pengion adalah jenis radiasi yang tidak akan menyebabkan efek ionisasi apabila berinteraksi dengan materi. Radiasi non-pengion tersebut berada di sekeliling kehidupan kita. Yang termasuk dalam jenis radiasi non-pengion antara lain adalah gelombang radio (yang membawa informasi dan hiburan melalui radio dan televisi); gelombang mikro (yang digunakan dalam microwave oven dan transmisi seluler handphone); sinar inframerah (yang memberikan energi dalam bentuk panas); cahaya tampak (yang bisa kita lihat); sinar ultraviolet (yang dipancarkan matahari).



2.3 Pengaruh Radiasi Handphone Terhadap kesehatan
      Ponsel menggunakan gelombang elektromagnetik dalam mengirim dan menerima pesan. Gelombang elektromagnetik ini dapat menyebabkan pemanasan pada jaringan tubuh. Jaringan

Pengamatan lebih jauh mengenai dampak radiasi elektromagnetik ponsel terhadap tubuh manusia, ternyata mempunyai kemiripan dengan dampak radiasi elektromagnetik yang ditimbulkan oleh radar. Dampak tersebut adalah kemampuan radar mengagitasi molekul air yang ada dalam tubuh manusia. Sel-sel yang terdapat dalam tubuh manusia sebagian besar mengandung air. Agitasi ditimbulkan oleh radiasi elektromagnetik. Kalau intensitas radiasi elektromagnetiknya cukup kuat, maka molekul-molekul air terionisasi, dampak yang ditimbulkan mirip dengan akibat yang ditimbulkan oleh radiasi nuklir. Peristiwa agitasi oleh gelombang mikro yang perlu diperhatikan adalah yang berdaya antara : 4 mW/cm2 ~ 30 mW/cm2. Agitasi bisa menaikkan suhu molekul air yang ada di dalam sel-sel tubuh manusia dan ini dapat berpengaruh terhadap kerja susunan syaraf, kerja kelenjar dan hormon serta berpengaruh terhadap psikologis manusia. Hal-hal inilah yang kemungkinan diduga sebagai penyebab timbulnya penyakit Alzheimer atau kepikunan dini.
Penelitian ini dilakukan oleh 12 lembaga reset, 7 diantaranya ada di Eropa selama 4 tahun. 1996, Universitas of Washington, Seattle menemukan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang radio rendah terbukt bisa merusak DNA. Kelompok risetb Jerman, Verum mencoba mempelajari efek radiai HP terhadap sel-sel tubuh manusia. Hasilnya sel-sel tubuh yang terkena paparan gelombang elektromagnetik seperti pada HP mengalami kerusakan yang signifikan. Bahkan mutasi sel-sel ini bias menjadi penyebab timbulnya kanker. Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian berada pada level 0,3-2 watt/kg, sementara pada HP memancarkan sinyal radio atau SAR (Spesifik Absortion Rate) yang berada pada level 2 watt/kg. Beberapa akibat buruk yang biasa terjadi pada tubuh manusia menurut sejumlah penelitian antara lain meningkatkan resiko terkena tumor telinga , kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan otak, mengakibatkan meningioma, neurioma akustik, acoustic melanoma dan kanker ludah.
Sebenarnya semua handphone yang beredar masih bias dkategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1,6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yang dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yang betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah tingkat radasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu untuk memisahkan yang “aman” dan yang “betul-betul aman”, dibuatlah tabel dibawah ini. Untuk lebih jelasnya lihat pengaruh posisi antenna terhadap resiko kanker otak.
Beberapa institusi juga menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP tidak berbahaya. Dan memang radiasi HP tersebut, yang tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Tapi bukan berarti kemungkinan adanya efek samping tidak ada. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.
Sungguh tragis mendapati bahwa handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bias dipakai untuk mematangkan sebutir telur seperti microwave.
Untuk membuktikannya, dibutuhkan:
  • 1 butir telur dan 2 HP. Telur diletakkan di tengah-tengah kedua HP.
  • 65 menit percakapan ke 2 HP tersebut.
  • Buktikan!!! Telur tersebut telah matang dan siap dimakan. Otak kita jg akan menjadi matang bila terus menerus ditempelkan pada HP. Otak dan telur sama-sama mengandung jumlah air dan protein.
  • Mulailah panggilan antara kedua HP selama kurang lebih 65 menit
  • 15 menit tidak terjadi apa-apa
  • Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit, buktikan sendiri!
Pada HP terdapat istilah transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antenna dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang RF(radio frequency) inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.
Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP:
  • Kanker
  • Tumor otak
  • Alzheimer
  • Parkinson
  • Fatigue (terlalu capai)
  • Sakit kepala
Penelitian yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda. Ada yang menyatakan radiasi HP lebih banyak menyebabkan kanker dan kelainan. Ada yang menyatakan bahwa radiasi HP tidak berhubungan dengan kanker. Terlepas dari mana yang benar atau salah tentu kita sebaiknya perlu untuk bersikap waspada dan mengantisipasi.
Beberapa pengguna ponsel telah melaporkan bahwa mereka merasakan berbagai gejala saat menggunakan atau setelah penggunaan ponsel, yaitu panas dan kesemutan pada kulit kepala, kelelahan, gangguan tidur, pusing, sakit kepala, malaise, dan takikardiak(jantung berdebar-debar). Laporan ini sedang diteliti penyebabnya, apakah benar karena radiasi ponsel atau karena stres.
Berbagai percobaan telah dilakukan oleh para ahli untuk mengatahui pengaruh radiasi ponsel bagi kesehatan. Pada penggunaan jangka pendek, radiasi ponsel memang tidak menyebabkan penyakit yang berarti. Tetapi pada penggunaan jangka panjang, radiasi ponsel dapat memicu penyakit acoustic neuroma (sejenis tumor otak). Dr. Lennart Hardell, seorang peneliti Swedia, mengemukakan bahwa penggunaan ponsel selama satu jam per hari dalam kurun waktu sepuluh tahun dapat meningkatkan resiko terkena tumor otak.

Penelitian mengenai pengaruh gelombang mikro terhadap tubuh manusia menyatakan bahwa untuk daya sampai dengan 10 mW/cm2 masih termasuk dalam nilai ambang batas aman. Nilai ambang batas aman sebesar 10 mW/cm2 ini berlaku di Amerika, sedangkan untuk negara-negara lain belum dicapai kata sepakat berapa sebenarnya nilai ambang batas aman tersebut. Sebagai contoh, Rusia menetapkan nilai ambang batas aman adalah 0,01 mW/cm2, jauh lebih kecil (1/1000 nya) nilai ambang batas aman yang ditetapkan oleh Amerika. Jadi mengenai penetapan nilai ambang batas aman masih perlu diteliti lebih jauh lagi, demi keselamatan pemakai gelombang mikro termasuk pula terhadap pemakaian ponsel.
2.4 Cara Mengurangi Dampak Radiasi Handphone
Pakar kesehatan menemukan beberapa upaya untuk memperkecil pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan pengguna ponsel. Upaya tersebut meliputi
  • pergunakan headset atau handsfree seefektif mungkin,
  • memanfaatkan layanan pesan singkat (SMS) dibanding telepon,
  • tidak menggunakan ponsel sewaktu sinyal lemah,
  • tunggulah sampai telepon sudah menyambung ke tempat tujuan,
  • jangan menyimpan ponsel di saku atau ikat pinggang pada saat ponsel dalam kondisi on,
  • dalam buku manual ponsel selalu dianjurkan untuk mematikan ponsel pada saat berada di dekat pompa bensin maupun tempat-tempat penyimpanan bahan kimia yang mudah meledak. Ponsel dapat mengganggu operasi instalasi teknis dari tempat-tempat tersebut,
  • meminimalisir pemakaian ponsel di ruang tertutup dengan bahan logam atau baja, misalnya di dalam mobil,

Dengan mengetahui resiko dari efek radiasi HP,maka kita jangan lagi meremehkan resiko dari radiasi HP ini karena akibatnya bisa fatal bagi organ tubuh kita.Sedapat mungkin, kita dapat menjauhakn HP dari Anda saat Anda tidak sedang memakainya.

Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal,jantung,dan dikantung celana Anda karena ini bisa merusak ginjal, jantung,dan sistem reproduksi Anda! Juga jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur.Jauhkan juga barang-barang elektronik lainnya (radio, televisi,laptop) dari tempat Anda tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang.Radiasi yang ada mengganggu proses produksi hormone oleh tubuh kita pada saat kita tidur.


















BAB III
Penutup

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan informasi yang telah didapatkan dari penyusunan Karya ilmiah ,menyatakan ponsel mempunyai dampak yang akan mengganggu kesehatan penggunanya.Dari penyakit ringan seperti vertigo hingga penyakit berbahaya seperti kanker pun dapat membahayakan penggunanya.Radiasi ponsel timbul tidak hanya saat digunakan,tetapi saat meletakkan ponsel di saku juga dapat menyebabkan radiasi.Oleh karena itu,sebagai pengguna ponsel kita harus menyadari hal tersebut dan lebih berhati-hati dalam menggunakan ponsel,dengan cara meminimalisir waktu pemakaian ponsel serta memaksimalkan jarak ponsel dengan tubuh kita (dalam kondisi menyala).

3.2 Saran
Dalam menggunakan ponsel sebaiknya pengguna mengetahui cara pemakaian yang baik. Pengguna ponsel juga harus berhati-hati dalam memilih merk dan tipe ponsel yang akan digunakan.Karena setiap ponsel memiliki level SAR yang berbeda.Lever SAR ini biasanya dicantumkan dalam buku manual.Para produsen pun seharusnya memproduksi ponsel yang tidak memilki jumlah radiasi elektromagnetik yang besar.Supaya ponsel tidak terlalu berbahaya bagi penggunanya.Sebab ponsel dimilki setiap orang sebagai media komunikasi yang penting.



Daftar Pustaka

Pandangan Islam Terhadap Perkembangan IPTEK

Pengaruh Iptek Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis...